RSS
 

Archive for the ‘travel’ Category

Bermalam di Macau International Airport

13 Feb

Sepulang dari Hong Kong, saya kembali ke Macau. Karena sebelumnya saya belum mencari penginapan, ketika mencoba mengecek lewat internet, ternyata penginapan yang murah-murah sudah terisi penuh dan penginapan tempat saya menginap selama dua malam sebelumnya ternyata sudah full, sedangkan saya akan menonton pertunjukkan ZAIA Cirque du Soleil di Macau dari jam 8 sampai jam 10 malam, sehingga tidak mungkin setelah menonton pertunjukkan tersebut lalu balik lagi ke Hongkong (di HK jumlah penginapan murah lebih banyak daripada di Macau). Di Macau hotel sangat banyak, tapi daripada menghabiskan jutaan rupiah dalam satu malam (mendingan buat beliin oleh-oleh, ya gak?) lebih baik saya cari alternatif tempat menginap yang lain, yang murah bahkan tidak perlu bayar: bandara!

Setelah selesai menonton pertunjukan di The Venetian Resort, saya jalan sebentar untuk mencegat bis ke bandara. Gak lama nunggu,bis datang, bayar 5MOP (sekitar 5500 rupiah), sampailah saya di bandara. Bangku-bangku di area keberangkatan di lantai dua cukup nyaman untuk jadi tempat tidur darurat, karena bangkunya tidak ada partisi sehingga kita bisa tidur selonjoran. Tapi jika Anda memutuskan untuk menginap disana, jangan lupa untuk memakai jaket yang tebal, penutup kepala dan telinga, juga kaos kaki. Karena AC disini sangatlah dingin.

Ada petugas-petugas bandara yang jaga, tapi mereka tidak keberatan kok sepertinya, soalnya mereka tidak menanyakan apapun pada kami dan tidak mengganggu (pada saat itu ada sekitar 8 org teman senasib yang tidur juga di bandara).

salah satu rekan perjuangan tidur di bandara macau

Nah, akhirnya kesampaian juga menginap di bandara. Karena penerbangan saya ke Kuala Lumpur baru esok siangnya, pagi-pagi saya berjalan-jalan di sekitar Taipa,Macau.

Cerita perjalanan yang lain : travel.kickandri.com

 
No Comments

Posted in travel

 

Berjuta Kemudahan dengan Hong Kong Octopus Card

07 Jan

octopus card

Di Indonesia, terutama di kota-kota besar, kita pasti sudah terbiasa dengan kartu yang biasa digunakan untuk berbelanja, sehingga kita tidak perlu membawa uang tunai, atau tidak perlu menerima kembalian berupa koin-koin receh (Bayangkan saja, sekarang kalau belanja, kembaliannya seringkali diganti permen, padahal permennya kita ga suka. Ga asik kan). Kartu-kartu untuk pembayaran yang populer di Indonesia contohnya kartu Flazz dari BCA, mandiri Debit, atau Brizzi dari bank BRI. Kita hanya tinggal mengisi ‘pulsa’nya, dan menempelkan pada mesin readernya saat kita bertransaksi.

Sewaktu di Singapura (terakhir kali kesana tahun 2007), saya juga mengenal kartu pintar (smart card) yang namanya EZ-link. Kartu ini bisa digunakan untuk membayar MRT (kereta komuter), atau membayar bis kota. Kita hanya tinggal menempelkan di mesin reader, tit! Beres semua transaksi, gak perlu pusing-pusing nunggu kembalian. Nah, saat di Hong Kong, saya menemukan kartu yang mirip seperti kartu-kartu yang disebutkan di atas, namun dengan keunggulan yang jauh lebih baik. Kartu ini bisa digunakan nyaris untuk apa saja! Bayar MTR, bayar bis, bayar tram, bayar parkir, berbelanja di Circle K/711 dan sejenisnya, membeli barang-barang melalui vending machine, membayar kapal penyeberangan, dan bahkan berbelanja di toko-toko seperti McDonald, KFC atau supermarket, nonton bioskop, apapun! Selama saya berada di Hong Kong, saya sangat dimudahkan oleh kartu ini, sehingga saya hanya membawa uang tunai minimal saja. Bahkan seringkali di beberapa tempat, dengan menggunakan Octopus Card, kita mendapatkan diskon yang lumayan dibandingkan membayar tunai.

Wih, seandainya di Indonesia semua pembayaran udah tinggal pakai kartu, pasti segala akan jauh lebih cepat, lebih praktis, dan lebih mudah (kenapa gak bank-bank di Indonesia bekerja sama bikin satu kartu untuk semuanya gitu ya…). Bayangkan deh kalau kita pergi dari Bandung ke Jakarta atau sebaliknya, atau menggunakan tol dalam kota Jakarta, tidak perlu berlama-lama untuk menunggu si mas-mbak penjaga tol untuk ngasih karcis terima duit, dll. Tinggal menempelkan kartu, beres. Cepet.

Saya juga bertanya-tanya, kenapa ya kok dinamain Octopus Card? Akhirnya saya pikir dikasih nama Octopus soalnya biar kayak gurita. Kartu itu menggurita, bisa dipakai dimana-mana dan kapan saja (selama masih ada pulsa lo ya!). Dimana membeli kartu ini? Kartu Octopus bisa dibeli di salah satu stasiun MTR (subway), termasuk di bandara Hong Kong.

Ada berbagai jenis kartu Octopus. Ada yang untuk anak-anak, untuk orang dewasa, untuk manula, dan bahkan kita bisa melakukan personalisasi pada kartu. Dipasangin foto, dikasih nama, dll. Untuk setiap kartu, depositnya sebesar $50, dan untuk orang dewasa, harus beli yang minimal isinya $100.

Untuk detilnya, ini situs Octopusnya :

http://www.octopus.com.hk/get-your-octopus/en/index.html

 
No Comments

Posted in travel