RSS
 

Archive for the ‘Kesehatan’ Category

Menurunkan Darah Tinggi Tanpa Obat-Obatan

07 Jan

Darah tinggi adalah penyakit yang dinamakan silent killer, karena tidak memiliki gejala awal atau peringatan dini. Penyakit darah tinggi merupakan penyebab kematian nomor tiga di Indonesia setelah stroke dan TBC (majalahkesehatan.com). Nah, supaya kita terhindar dari darah tinggi, atau yang sudah terlanjur terkena darah tinggi dan ingin menurunkan tanpa menggunakan obat-obatan, berikut ini tips-tips yang didapat dari majalahkesehatan.com dan kuansing.com .

Mengelola Stress
Stress merupakan salah satu penyebab darah tinggi yang utama. Untuk mengelola stress, kita perlu rajin-rajin berolahraga, rekreasi, atau berkumpul bersama keluarga.

Aromaterapi
Menghirup aromaterapi konon dapat menurunkan tekanan darah. Dengan aromaterapi, kita akan merasa rileks dan bermanfaat menenangkan pikiran.

Menyeimbangkan Konsumsi Garam
Tekanan darah Anda akan meningkat apabila kadar Natrium di dalam tubuh meningkat. Sebaiknya, konsumsi garam dikurangi hingga di bawah 6 gr per harinya. Perbanyak konsumsi kalium dan magnesium.

Konsumsi Seledri
Seledri membantu pelebaran otot-otot yang mengatur tekanan darah.

Konsumsi Bawang Putih
Ternyata, bawang putih pun bermanfaat untuk menjaga tekanan darah dan juga kolesterol.

Konsumsi Jintan Hitam
Jintan hitam bermanfaat karena bersifat antioksidan.

Konsumsi Minyak Ikan
DHA yang terkandung di dalam minyak ikan ternyata juga dapat menurunkan tekanan darah.

Konsumsi Buah Bit
Buah bit mengandung nitrat yang bersifat untuk membuat pembuluh darah terbuka dan rileks.

Konsumsi Bayam
Bayam mengandung Folat, yaitu vitamin B. Penelitian juga menunjukkan bahwa mengkonsumsi bayam dapat menurunkan tekanan darah.

Konsumsi Buah Jeruk
Jeruk mengandung kalium yang bermanfaat.

Konsumsi Pisang
Pisang mengandung magnesium, yang juga bermanfaat untuk menjaga tekanan darah.

Olahraga Teratur Minimal 30 Menit Per Hari
Kesibukan kita terkadang membuat kita melupakan olahraga. Padahal, olahraga itu sangat penting bagi kesehatan. Olahraga tidak perlu berat-berat, cukup jogging atau jalan cepat selama 30 menit per harinya pun sudah cukup. Yang penting tubuh kita digerakkan.

Dipraktekkan ya!

sumber gambar : actualidadsaludhable.com

 
 

Deteksi Dini Penyakit tanpa Dokter

31 Dec

Siapa sih yang ingin sakit? Setiap orang pasti ingin sehat setiap saat dan bisa berkegiatan dan menikmati hidup seperti biasanya. Artikel ini dikutip dari detik.com, cara untuk mengetahui penyakit lebih dini, yang akan mempermudah pengobatan dan memiliki tingkat kesembuhan yang lebih tinggi.

Ada 10 cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit yang berada di dalam tubuh, tanpa harus pergi ke dokter :

1. PERF-ect day
Setiap hari, kita harus selalu memantau (P)roduce, yaitu berapa buah dan sayuran yang kita konsumsi setiap hari, (E)xercise atau aktif bergerak, (R)elaxation untuk diri sendiri, (F)ibre, mengkonsumsi cukup serat. Jika semua terpenuhi, anda memiliki hidup yang sehat.

2. Memeriksa kondisi tubuh setiap 2-3 bulan sekali
Periksa hal-hal yang mencurigakan di dalam tubuh Anda, misalnya jika ada benjolan, tahi lalat yang berubah, bintik atau ruam yang mencurigakan. Periksa di seluruh kulit termasuk kepala, sela-sela jari kaki dan tangan, dan bagian bawah lengan.

3. Memantau pola tidur
Apabila anda masih membutuhkan alarm untuk membangunkan anda di pagi hari, merasa ngantuk di sore hari, dan langsung tertidur setelah makan malam, maka Anda mengalami kurang tidur. Tidur sebaiknya 8 jam per hari. Namun apabila sudah tidur 8 jam namun masih memiliki masalah tersebut, pergi dan temui dokter.

4. Mengukur tinggi badan setiap tahun setelah 50 tahun
Hal ini penting, terutama pada wanita, untuk menilai postur dan kesehatan tulang. Jika tinggi badan menurun, bisa jadi ada masalah dengan kepadatan tulang.

5. Melacak warna urine
Urine yang sehat berwarna jernih dan tidak berbau. Jika warnanya kuning pekat dan berbau, mungkin Anda bermasalah dengan kekurangan cairan atau masalah metabolisme.

6. Menghitung detak jantung setelah berolahraga
Cek Heart Rate Recovery (HRR) setelah berolahraga. Cara menghitungnya, cobalah berjalan kaki atau jogging selama 20 menit lalu menghitung detak jantung segera setelahnya selama 15 detik, dan hasilnya dikalikan 4. Setelah istirahat 2 menit, periksa kembali. Kurangi hasil kedua dengan yang pertama. Apabila nilai HHR di bawah 55, maka di atas normal. Anda perlu konsultasi ke dokter.

7. Jika memiliki diabetes, periksakan kaki setiap hari
Orang yang memiliki diabetes rentan memiliki masalah di kaki. Lecet, kulit mengelupas, luka, atau memar.

8. Melakukan pemeriksaan kardiovaskular
Ukur kolesterol, hentikan merokok, tingkat glukosa darah, elektrokardiogram, tekanan darah. Pemeriksaan ini berguna untuk mencegah penyakit dan serangan jantung.

9. Memeriksa sisir yang digunakan
Jika rambut banyak yang rontok saat menyisir, mintalah dokter untuk memeriksa kadar zat besi anda. Penyebab lainnya adalah gangguan pada hormon tiroid.

10. Periksa tekanan darah setiap 6 bulan
Tekanan darah yang normal adalah 90/120.